Welcome text

Diberdayakan oleh Blogger.

Obat Benjolan Di Leher

  • This is slide 1 description. Go to Edit HTML and find this content. Replace it your own description.

  • ,

    Tips Cara Merawat Rambut Agar Selalu Sehat 1. BERSIHKAN RAMBUT SECARA TERATUR

  • This is slide 3 description. Go to Edit HTML and find this content. Replace it your own description.

  • This is slide 1 description. Go to Edit HTML and find this content. Replace it your own description.

Senin, 30 September 2013

  Agnes Monica – Rindu



Selama aku mencari, selama aku menanti
Bayang-bayangmu di batas senja
Matahari membakar rinduku
Ku melayang terbang tinggi

Bersama mega-mega, menembus dinding waktu
Ku terbaring dan pejamkan mata
Dalam hati ku panggil namamu
Semoga saja kau dengar dan merasakan

Getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu
Seperti saat dulu saat-saat pertama
Kau dekap dan kau kecup bibir ini
Dan kau bisikkan kata-kata aku cinta padamu

Peluhku berjatuhan, menikmati sentuhan
Perasaan yang teramat dalam
Telah kau bawa segala yang ku punya
Rindu ini telah sekian lama terpendam

Getaran di hatiku yang lama haus akan belaianmu
Seperti saat dulu saat-saat pertama
Kau dekap dan kau kecup bibir ini
Dan kau bisikkan kata-kata yeah aku cinta
Kepadamu ooh kepadamu ooh

Baca juga Berita selengkapnya...



Senin, 23 September 2013

Timnas U-19 Tak Termasuk Terima Bonus di Haornas
Penyerahan penghargaan olahragawan dan pelatih terbaik akan dilakukan pada puncak peringatan Haornas di Stadion Mandala Krida Yogyakarta 18 Oktober mendatang. Penghargaan akan diberikan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Enam olahragawan yang berprestasi di tingkat dunia dari berbagai cabang, bakal menerima bonus bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas). Keenam atlet itu adalah Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dari cabang bulutangkis, Lis Andriana dari cabang Paralayang, dan Lindswel dari cabang wushu.

Keenamnya diganjar bonus sebesar Rp 125 juta. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo mengatakan bonus itu merupakan bentuk perhatian atas prestasi para atlet. Selain para atlet, dua pelatih yang dianggap berprestasi yakni Richard Mainaky dan Herry Iman Pierengadi dari cabang bulutangkis juga mendapat bonus Rp 50 juta.

Tapi bonus tersebut tampaknya tak dirasakan oleh Timnas Indonesia U-19 yang baru saja menjadi juara AFF di Sidoarjo. Garuda Muda berhasil mengalahkan Vietnam lewat drama adu penalti yang dilaksakan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu 22 September 2013. Kenapa bisa begitu?

Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga bahwa keenam atlet itu sudah lebih dulu dilaporkan kepada Presiden RI. Belum lagi, semua persiapan yang ada di ajang itu sudah siap. Boleh dikatakan timnas telat berprestasi.

"Bonus dan Penghargaan atlet yang ada di Haornas kemungkinan besar tidak ada untuk Timnas Indonesia U-19. Pasalnya Kemenpora sudah lebih dahulu membuat daftar yang akan mendapatkan penghargaan itu, sementara timnas baru saja meraih gelar juara," ucap Menpora.

"Jadi saya pastikan sekali lagi bahwa Timnas Indonesia U-19 tidak akan tampil dalam penghargaan dan bonus atlet di Haornas," tegas Roy.

Di sisi lain, penghargaan Haornas juga diberikan kepada mantan atlet berprestasi. Tercatat ada 19 mantan atlet yang akan menerima penghargaan pada puncak peringatan Haornas di Yogyakarta. Mantan atlet mendapat penghargaan berupa bantuan Hari Tua sejumlah Rp 37,1 juta dan Rp 125 juta
Jangan Lupa baca juga info selanjutnya .....

Jumat, 20 September 2013

 Indonesia vs Maroko 1-0: Hasil ISG 2013
Fandi Eko Utomo yang datang dari bangku cadangan menjadi penentu hasil pertandingan Indonesia vs Maroko di laga pembuka Grup B ISG 2013 cabang sepakbola, dengan skor 1-0. Garuda Muda mesti bermain 10 orang dalam 20 menit terakhir setelah Diego Michiels menerima kartu merah. Hasil ISG 2013 ini membuat Timnas U23 sementara menjadi pemimpin klasemen.

Cukup mengejutkan pelatih Rahmad Darmawan memlih penyerang DC United Syamsir Alam sebagai pilihan utama.Pria yang pernah digadang-gadang menjadi bintang masa depan ini terlihat belum padu dengan rekan satu tim. Masalah juga melanda lini tengah timnas U23 yang seperti tenggelam oleh tim lawan.

Bukan berarti Indonesia tak memiliki peluang. Tendangan bebas yang dilepaskan oleh Dedi Kusnandar sempat melebar tipis dari gawang Badreddine Benachour. Namun, Maroko juga memaksa kiper Kurnia Mega melakukan penyelamatan gemilang.

Jika lini tengah Indonesia kurang padu sehingga alur bola tak maksimal, Maroko terlihat lebih rapi dalam bermain. Namun, hingga akhir babak pertama, mereka belum cukup mampu memberi teror berarti untuk Kurnia Meiga. Sama-sama cuma melepaskan satu tendangan on target dalam 45 menit awal, tentu bukan hal apik bagi kedua tim.
Awal babak kedua, RD menyuntikkan Fandi Eko Utomo untuk menyambung alur Indonesia. Setelah Diego Michiels menerima kartu kuning karena pelanggaran kerasnya, Garuda Muda sempat dibuat gugup ketika sebuah umpan silang melintas di depan gawang Kurnia Meiga. Beruntung tidak ada seorang pemain Maroko pun di sana.

Fandi Eko Utomo memiliki peluang via tandukan menerima umpan Bayu Gatra di menit 57. Sayang, bola tepat di pelukan kiper lawan. Dan pemain Persela Lamongan ini menjawab apa yang dibutuhkan tim. Diego Michiels mengirim umpan silang cantik yang diselesaikan sang pemain muda dengan apik. 1-0 di menit 61.

Maroko tersengat. Eluoadi Abdelkabir melepas tembakan dari luar kotak penalti yang menciutkan nyali.  Diego Michiels yang sudah menerima kartu kuning, kemudian menerima perintah keluar di menit 71. Bermain 10 orang, Indonesia dipaksa terus tertekan.

Namun, hingga laga berakhir, skor 1-0 menjadi milik Indonesia. Kesempatan untuk melangkah ke babak berikutnya terbuka lebar. Di partai berikutnya melawan Palestina, satu angka sekalipun sudah cukup bagi Timnas U23.

Indonesia: Kurnia Meiga; Alfin Tuasalamony, David Laly, Andri Ibo, Diego Michiels; Manahati Lestusen, Ramdhani Lestaluhu, Dedi Kusnandar, Bayu Gatra (Septia Hadi ’74); Syamsir Alam (Andik Vermansyah ’62), Aldeir Makatindu (Fandi Eko Utomo ’46)

Maroko: Badreddine Benachour; Mohamed Chibi, Saidi Mohamed, Kasmi Ayoub, Mohammed el Jaouani; En-Neouali Reda,Anas El Assbahi, Elkarti Walid, Moussadak H, Adnan El Ouardy, Elouadi Abdelkabir

Jangan lupa juga baca info selanjutnya ....


Kamis, 19 September 2013

Skor imbang indonesia vs Malaysia, Indonesia Hadapi Timor Leste di Semifinal

Sidoarjo : Timnas Indonesia U19 berhasil melanjutkan langkahnya di Piala AFF U19 2013.Garuda Muda mencapai babak semifinal walau hanya bisa meraih hasil imbang saat melawan Malaysia.

Bermain di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (18/9/13) malam WIB, skuat asuhan Indra Sjafri yang mendapat dukungan dari ribuan suporter Indonesia ditahan imbang Malaysia dengan skor 1-1. Walau hanya membukukan satu poin, Indonesia berhasil melaju ke babak semifinal dengan menjadi runner-up Grup B dengan 10 poin.

Hasil ini pun akan mempertemukan Indonesia dengan juara Grup A, Timor Leste. Sementara di pertandingan semifinal yang lain mempertemukan Laos dengan runner up Grup A, Vietnam.

Dalam pertandingan yang berlangsung seru ini, Indonesia hanya perlu membukukan satu poin. Sedangkan Malaysia bermain dengan beban harus menang. Bermain dihadapan ribuan suporter lawan, ternyata tidak membuat pemain Malaysia tertekan.

Kedua tim bermain sama-sama ngotot agar bisa membukukan poin penuh. Namun, bukannya Indonesia yang berhasil mencetak gol terlebih dahulu, malah Malaysia yang berhasil membobol gawang Indonesia yang dijaga Ravi Murdianto. Malaysia berhasil membobol gawang Indonesia di menit 21 melalui kaki Muhammad Jafri.

Indonesia mencoba mengejar ketertinggalannya. Evan Dimas dan kawan-kawan pun berhasil mendominasi pertandingan di babak pertama. Namun sayang, lini pertahanan Malaysia yang tampil disiplin berhasil mematahkan serangan Indonesia dan membuat babak pertama usai dengan skor 0-1.

Setelah jeda turun minum, Timnas Indonesia yang tertinggal satu kosong dan tidak ingin langkahnya terhenti di penyisihan grup mencoba untuk mengejar ketertinggalannya. Usaha tersebut akhirnya berbuah manis.

Pada menit 53, Ilham Udin berhasil membobol gawang Malaysia setelah memanfaatkan bola muntah yang berasal dari tendangan keras dari salah satu rekannya. Bola yang membentur tiang langsung disambar Udin yang bebas dari pengawalan pemain bertahan Malaysia.

Berhasil mendapatkan hasil imbang yang menjadi target Indonesia tidak membuat Udin dan kawan-kawan mengendurkan serangan. Timnas Indonesia mencoba memberi tekanan walau beberapa peluang berakhir sia-sia. Sementara Malaysia tidak terlalu bisa berbuat banyak dan membuat pertandingan berakhir imbang.

Jangan lupa baca info selengkapnya ....

Rabu, 18 September 2013

Ungu
 Surga Hati
Lyrics:

tak sanggup ku tahan,
tetes air mata,
di saat ku berdiri
di tanahMu yang suci

tak henti memuji
mulut ini berdzikir
saat ku melihat
surga hati disini

sejenak pandangi
rumahmu yang indah
tak pejamkan mata
tak dapat ku bicara

ingin ku meraih
tuk menggapaiMu
tak sabar menanti
tuk panjatkan doa padaMu

reff:
ku ingin disini, ingin tetap disini
bila kupulang nanti, izinkan ku kembali
ku ingin disini, ingin tetap disini
bila kupulang nanti, panggil aku lagi

tak sabar menanti tuk panjatkan doa padaMu

back to reff:

Jangan lupa juga baca info selanjutnya.....

Senin, 16 September 2013

Banyak Menteri Ikut Konvensi Demokrat, PAN: SBY Harus Tegas!



Keikutsertaan para menteri menjadi peserta konvensi Partai Demokrat, mendapat kritikan pedas dari Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan. Ujung-ujungnya, Presiden SBY pun diminta menindak tegas terkait hal itu.

Ditengah situasi ekonomi yang tidak menentu, menurut Bara, SBY diminta untuk tegas kepada para menterinya itu agar lebih fokus pada jabatannya atau memilih mundur.

"Presiden seharusnya bukan hanya menyampaikan kekhawatirannya, tapi juga sikap tegas. Presiden harus berani untuk memerintahkan kepada tim ekonomi kabinetnya untuk fokus menyelesaikan pekerjaannya," ungkap Bara dalam keterangan persnya kepada Liputan6.com, Jakarta, Selasa (17/9/2013).

Imbauan itu, lanjut Bara, mengingat Indonesia sedang menghadapi situasi ekonomi yang semakin tidak menentu dan juga belum ada tanda-tanda akan berakhir. Oleh karena itu, SBY diminta mengingatkan komitmen seluruh menteri untuk menempatkan kepentingan nasional diatas ambisi politik atau tujuan politik pribadi.

Sebelumnya, Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan SBY tidak ingin para menteri terganggu dalam menjalankan tugasnya, hanya karena ikut konvensi Capres Partai Demokrat. Syarif mengakui, untuk mencalonkan diri sebagai capres tidaklah mudah dan memerlukan konsentrasi tersendiri.

"Di sini terdapat ironi. Di satu sisi Presiden Yudhoyono menyadari resiko merosotnya kinerja menteri yang mengikuti konvensi. Tapi di sisi lain merestui partisipasi mereka di konvensi," tutur Bara penuh keheranan.

Seharusnya, Presiden bisa menunjukan ketegasannya dengan melarang para menteri mengikuti konvensi. Atau Presiden bisa saja memberikan opsi kepada para menterinya, yakni melaksanakan tugasnya secara full atau menjadi kandidat.

Karena para menteri adalah pembantu Presiden, oleh karena itulah mereka wajib membantu Presiden dalam mengimplementasikan program-program pemerintah.

"Jadi kalau ada satu dua menteri yang tidak bisa fokus bahkan lalai dalam menjalankan pekerjaannya karena ikut dalam suatu konvensi, itu merupakan tanggungjawab Presiden sebagai atasannya," ungkap Bara.

Berdasarkan konstitusi, sambung Bara, setiap warga negara memang punya hak untuk mencalonkan diri, tapi secara etis. Menteri yang punya ambisi menjadi presiden sebaiknya melepas jabatan menterinya, karena seluruh menteri dituntut bekerja kompak dalam kabinet.

"Apalagi pada situasi seperti ini, soliditas kabinet dalam memecahkan segala persoalan sangat dibutuhkan, khususnya dalam menangani persoalan ekonomi. Nah, kalau sudah masing-masing sibuk mempromosikan dirinya sendiri, maka dikhawatirkan kinerja kabinet akan merosot," pungkas Bara.

Jangan lupa juga baca info selanjutnya ....

Minggu, 15 September 2013

Alasan SBY Tak Hadiri Deklarasi 11 Peserta Konvensi Demokrat


Presiden SBY selaku Ketua Umum Partai Demokrat tak menghadiri acara deklarasi 11 peserta Konvensi Capres Partai Demokrat yang digelar Minggu 15 September 2013 kemarin. Namun ketidakhadiran SBY diklaim dilakukan secara sengaja.

"Supaya para calon betul-betul bisa berekspresi dengan visi-misi mereka, tidak ada rasa sungkan. Supaya menunjukan bahwa beliau betul-betul mendukung 11 calon itu. Itu kan bebas, kalau bapak datang takutnya ada rasa sungkan," kata Ketua Harian DPP Partai Demokrat, Syarief Hasan di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Minggu (15/9/2013).

"Tapi beliau mengikuti kok, jadwalnya memang ada. Ya memang untuk memberi kebebasan. Setelah dianalisa, ternyata lebih bagus kalau begitu. Kita lihat penyampaiannya dari para peserta ini jadi lebih hidup," tuturnya.

Bahkan, lanjut dia, 11 peserta konvensi pun tak kecewa dengan ketidakhadiran SBY. Mereka justru dinilai lebih leluasa dalam menyampaikan visi-misi serta gagasannya.

"Enggak kecewa, justru mereka senang tanpa sungkan menyampaikan pidato visi-misinya," pungkas Menteri Koperasi dan UKM itu.

Sebanyak 11 nama telah resmi ditetapkan sebagai peserta Konvensi Capres 2014. Berikut nama-nama peserta konvensi capres Partai Demokrat:

1. Ali Masykur Musa
2. Anies Baswedan
3. Dahlan Iskan
4. Dino Patti Djalal
5. Endriartono Sutarto
6. Gita Wirjawan
7. Hayono Isman
8. Irman Gusman
9. Marzuki Alie
10. Pramono Edhie Wibowo
11. Sinyo Haris Sarundajang


Jangan lewatkan juga info selanjutnya .....

    Blogger news

    Blogroll

    Pages

    About